
Asuransi motor hilang (TLO) memberikan ganti rugi jika motor dicuri atau tidak ditemukan setelah investigasi. Proses klaim biasanya memakan waktu 14–30 hari kerja apabila dokumen lengkap dan laporan polisi telah diverifikasi. Nilai ganti rugi disesuaikan dengan polis dan kondisi kendaraan, termasuk faktor depresiasi.
Kehilangan motor memang merugikan, tetapi dengan memiliki asuransi motor, kamu bisa mendapatkan perlindungan finansial yang sesuai. Lalu, berapa lama asuransi motor hilang cair setelah kamu mengajukan klaim?
Umumnya, proses ini memakan waktu 14 hingga 30 hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen dan hasil investigasi pihak asuransi serta kepolisian. Nah, agar klaim bisa diproses dengan lancar, simak syarat klaim asuransi dan prosedurnya berikut ini!
Konten
- Cara Klaim Asuransi Motor Hilang
- Berapa Lama Asuransi Motor Hilang Cair?
- Persentase Ganti Rugi dan Skema TLO
- Cara Perhitungan Uang Pertanggungan Asuransi Motor Hilang
- Kendala dan Penyebab Klaim Ditolak
- Tips Klaim Asuransi Motor Hilang Agar Cepat Disetujui & Cair
- Lindungi Mobil Kesayanganmu dengan Asuransi Terbaik
- Pertanyaan Seputar Asuransi Motor Hilang
Cara Klaim Asuransi Motor Hilang
Jika motormu diasuransikan, kamu bisa mengajukan klaim untuk mendapatkan ganti rugi sesuai ketentuan polis. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses pengajuan klaim asuransi motor hilang:
1. Laporan ke pihak kepolisian
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera melaporkan kehilangan ke kantor polisi terdekat. Pihak kepolisian akan melakukan investigasi dan mengeluarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL).
Dokumen ini menjadi bukti resmi bahwa kendaraanmu benar-benar hilang dan merupakan salah satu syarat klaim motor dicuri yang utama.
2. Laporan ke perusahaan asuransi
Setelah membuat laporan ke kepolisian, segera hubungi perusahaan asuransi tempat kamu membeli asuransi motor dalam waktu 1×24 jam atau maksimal 3 hari setelah kejadian. Sampaikan kronologi kejadian secara jelas dan jujur agar proses investigasi bisa berjalan dengan lancar.
3. Dokumen pendukung
Untuk memproses klaim, kamu harus melengkapi sejumlah dokumen, seperti:
- STNK dan BPKB (asli atau fotokopi sesuai ketentuan asuransi)
- KTP dan SIM pemilik kendaraan
- Polis asuransi aktif sebagai bukti perlindungan
- Surat blokir STNK dari Samsat, agar kendaraan tidak bisa digunakan kembali
- Kunci kendaraan asli, sebagai bukti kepemilikan
- Surat keterangan dari leasing, jika motor masih dalam cicilan
Dokumen yang disebutkan di atas merupakan dokumen yang umumnya menjadi syarat untuk klaim asuransi motor hilang. Namun, setiap perusahaan asuransi juga dapat memiliki aturan berbeda terkait dokumen apa saja yang dibutuhkan
4. Formulir klaim dan surat permohonan
Jika dokumen sudah lengkap, isi formulir klaim yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Jangan lupa untuk melampirkan surat permohonan pencairan klaim beserta seluruh dokumen pendukung yang diperlukan.
Apabila semua dokumen dan investigasi selesai, pihak asuransi akan menentukan apakah klaim disetujui atau tidak. Untuk mempercepat proses, pastikan kamu mengikuti setiap prosedur dengan benar agar klaim dapat segera diproses dan dana ganti rugi bisa cair sesuai ketentuan.
Berapa Lama Asuransi Motor Hilang Cair?
Proses pencairan klaim asuransi motor hilang biasanya membutuhkan waktu 14 hingga 30 hari kerja setelah seluruh dokumen lengkap dan klaim disetujui. Waktu pencairan dapat berbeda-beda bergantung pada polis dan perusahaan asuransi. Selain itu, ada beberapa faktor yang mungkin juga memengaruhi lamanya waktu klaim seperti berikut ini:
- Kelengkapan dokumen. Semakin cepat kamu melengkapi dokumen, maka akan semakin cepat juga klaim diproses.
- Proses investigasi kepolisian. Perusahaan asuransi biasanya menunggu hasil penyelidikan sebelum menyetujui klaim.
- Kebijakan perusahaan asuransi. Sebab, setiap perusahaan memiliki prosedur dan waktu pencairan yang berbeda.
Kini, beberapa perusahaan asuransi menyediakan layanan digital yang memungkinkan nasabah untuk memantau status klaim secara online atau melalui aplikasi asuransi mereka. Jadi, kamu bisa lebih mudah mengetahui perkembangan proses pencairan klaim.
Meskipun estimasi pencairannya adalah 14-30 hari, tidak menutup kemungkinan juga klaim asuransi motor hilang bisa memakan waktu hingga 3 bulan, sama halnya seperti klaim asuransi mobil hilang. Proses investigasi adalah yang paling mungkin memakan waktu lama dan setiap kasus tentu akan membutuhkan waktu pemeriksaan yang berbeda-beda, bergantung pada TKP, pelaku, hingga bukti yang ada.
Lindungi mobil kesayanganmu dari berbagai risiko dengan asuransi mobil terbaik dari Roojai. Proses pendaftaran dan klaim mudah, 100% dilakukan secara online.
Persentase Ganti Rugi dan Skema TLO
Salah satu jenis perlindungan yang paling umum dalam asuransi kendaraan adalah Total Loss Only (TLO). Dalam skema ini, pemilik kendaraan akan mendapatkan ganti rugi jika kendaraan mengalami kerusakan berat atau hilang.
Lalu, bagaimana cara kerja skema TLO dan berapa persentase ganti ruginya? Sebagaimana diketahui asuransi TLO memberikan ganti rugi jika kendaraan mengalami kerusakan dengan nilai perbaikan ≥75% dari nilai pertanggungan (yang ditentukan berdasarkan harga pasaran motor ketika didaftarkan asuransi).
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai persentase ganti rugi dalam skema TLO:
- Jika motor hilang dan klaim disetujui, perusahaan asuransi akan membayarkan ganti rugi sebesar 100% dari harga pasar motor sesuai ketentuan polis.
- Jika kendaraan mengalami kerusakan berat dengan biaya perbaikan mencapai atau melebihi 75% dari harga pasar, maka kendaraan dianggap total loss, dan pemilik berhak mendapatkan ganti rugi.
- Nilai ganti rugi akan disesuaikan dengan depresiasi harga kendaraan. Semakin lama usia kendaraan, semakin kecil nilai pertanggungannya.
Cara Perhitungan Uang Pertanggungan Asuransi Motor Hilang
Berapa ganti rugi asuransi motor hilang didasarkan pada nilai pertanggungan yang tercantum dalam polis, usia kendaraan, dan faktor depresiasi. Nilai ganti rugi tidak selalu sama dengan harga beli, melainkan mengikuti nilai pasar dan ketentuan perusahaan asuransi.
1. Motor Baru
Untuk motor baru, nilai pertanggungan biasanya mengikuti harga on-the-road (OTR) saat polis diterbitkan, sehingga depresiasi belum signifikan. Jika motor hilang, ganti rugi umumnya mendekati nilai pertanggungan penuh sesuai polis.
Contoh perhitungan:
Motor Honda Beat 2024 harga OTR Rp19.000.000. Jika polis menetapkan nilai pertanggungan Rp19.000.000, maka saat motor hilang, ganti rugi yang dibayarkan umumnya mendekati angka tersebut (misalnya Rp18.500.000–Rp19.000.000, tergantung ketentuan perusahaan).
2. Motor Bekas
Untuk motor bekas, nilai pertanggungan mengacu pada nilai pasar motor saat polis dibuat dan disesuaikan dengan depresiasi usia kendaraan. Semakin tua usia motor, semakin kecil nilai pertanggungannya.
Contoh perhitungan:
Motor NMAX 2018 dengan nilai pasar Rp17.000.000. Jika depresiasi yang digunakan 10% per tahun dan polis menetapkan nilai pertanggungan Rp15.000.000, maka saat motor hilang, ganti rugi dibayarkan sesuai nilai pertanggungan tersebut (±Rp15.000.000), bukan harga beli awalnya.
3. Motor Kredit
Pada asuransi motor hilang motor kredit, nilai pertanggungan disepakati saat kredit dibuat dan biasanya diarahkan oleh leasing. Saat motor hilang, klaim umumnya digunakan terlebih dahulu untuk melunasi sisa cicilan, sehingga pemilik baru menerima selisih (jika ada). Pada asuransi motor kredit, pihak asuransi kadang membayar ke leasing terlebih dahulu, dan nasabah harus mengecek ketentuan polis dan kredit sebelum membeli kendaraan tersebut.
Contoh perhitungan:
Motor Aerox harga kredit Rp28.000.000 dengan sisa cicilan Rp12.000.000. Polis menetapkan nilai pertanggungan Rp20.000.000. Jika motor hilang dan klaim disetujui, asuransi biasanya membayar Rp20.000.000 kepada leasing: Rp12.000.000 menutup sisa cicilan, sisanya Rp8.000.000 dibayarkan ke pemilik. Jika sisa cicilan lebih besar dari nilai pertanggungan (misalnya Rp22.000.000), maka pemilik perlu melunasi kekurangannya.
Kendala dan Penyebab Klaim Ditolak
Meskipun sudah mengikuti prosedur yang benar, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan klaim asuransi motor ditolak. Beberapa penyebab kenapa klaim asuransi motor hilang ditolak antara lain:
1. Dokumen tidak lengkap atau tidak valid
Perusahaan asuransi mewajibkan dokumen seperti STNK, BPKB, polis, laporan polisi, dan identitas diri sebagai bukti kepemilikan serta keabsahan klaim. Jika ada dokumen yang hilang, tidak terbaca, atau datanya tidak sesuai, perusahaan tidak bisa memverifikasi kejadian. Akibatnya, klaim berpotensi ditolak karena dianggap tidak memenuhi standar validasi.
2. Tidak memenuhi syarat skema TLO
Skema Total Loss Only (TLO) hanya menanggung kehilangan total atau kerusakan ekstrem yang nilai perbaikannya mencapai minimal 75% dari harga kendaraan. Jika kerusakan masih ringan atau dapat diperbaiki, klaim tidak dapat diajukan melalui skema ini. Karena itu, penting memahami batasan proteksi TLO agar tidak salah ekspektasi saat mengajukan klaim.
3. Polis tidak aktif atau masa berlaku habis
Klaim tidak dapat diproses jika polis sudah tidak aktif, baik karena telat membayar premi maupun karena masa perlindungan sudah berakhir. Perusahaan asuransi hanya menanggung risiko selama periode polis masih berjalan. Jika kejadian terjadi di luar periode tersebut, klaim otomatis ditolak.
4. Kehilangan akibat kelalaian pemilik
Asuransi dapat menolak klaim jika kehilangan terjadi karena kelalaian pemilik, seperti meninggalkan kunci di motor, parkir di tempat berisiko, atau tidak mengunci stang. Penggunaan motor untuk aktivitas berisiko tinggi tanpa pemberitahuan, seperti balapan, modifikasi ilegal, atau ojek online (jika tidak dilaporkan), juga dapat membatalkan klaim. Hal ini karena aktivitas tersebut dianggap meningkatkan risiko di luar ketentuan polis.
5. Pengajuan klaim melebihi batas waktu
Perusahaan asuransi umumnya memberikan batas waktu pelaporan antara 1×24 jam hingga 3 hari setelah kejadian kehilangan. Jika laporan dilakukan melewati batas yang ditentukan, perusahaan bisa menilai kasus tersebut tidak valid atau berpotensi fraud. Oleh karena itu, pelaporan cepat sangat penting agar klaim dapat diproses dan diterima.
Tips Klaim Asuransi Motor Hilang Agar Cepat Disetujui & Cair
Mengajukan klaim asuransi motor hilang membutuhkan ketelitian, kecepatan pelaporan, dan kelengkapan dokumen. Banyak klaim yang tertunda bahkan ditolak bukan karena kasusnya rumit, tetapi karena kesalahan teknis yang bisa dihindari. Berikut panduan praktis untuk mempercepat persetujuan dan pencairan klaim.
1. Laporkan kehilangan secepat mungkin
Segera laporkan kejadian ke polisi dan informasikan kepada perusahaan asuransi dalam waktu kurang dari 1×24 jam. Pelaporan cepat memperkuat bukti dan membantu proses verifikasi berjalan lebih lancar. Jika terlambat lebih dari batas waktu yang ditentukan, klaim berisiko ditolak.
2. Siapkan dokumen lengkap dan valid
Pastikan semua dokumen seperti STNK, BPKB, polis, identitas diri, dan laporan polisi tersedia dan sesuai data. Dokumen yang tidak lengkap atau tidak cocok dapat menghambat proses penilaian klaim. Semakin lengkap dokumen sejak awal, semakin cepat proses berjalan.
3. Buat kronologi kejadian yang jelas dan konsisten
Tuliskan kronologi kehilangan dengan detail waktu, lokasi, dan situasi saat kejadian. Pastikan cerita tidak berubah dan konsisten dengan laporan kepolisian. Ketidakcocokan informasi bisa memicu pemeriksaan tambahan atau penundaan klaim.
4. Sediakan bukti pendukung yang memperkuat klaim
Lampirkan foto lokasi, rekaman CCTV, atau keterangan saksi untuk memperkuat validitas kejadian. Bukti tambahan membantu asuransi menilai bahwa kehilangan benar-benar terjadi tanpa indikasi fraud. Semakin kuat bukti yang tersedia, semakin cepat proses klaim disetujui.
5. Pastikan polis aktif dan tidak ada unsur kelalaian
Periksa masa aktif polis dan pastikan tidak ada tunggakan premi saat kehilangan terjadi. Klaim bisa ditolak jika terdapat indikasi kelalaian, seperti meninggalkan kunci di motor atau parkir di tempat berisiko. Mematuhi ketentuan polis adalah kunci lancarnya proses pencairan.
Lindungi Mobil Kesayanganmu dengan Asuransi Terbaik
Sebagian orang mungkin masih bertanya mengapa asuransi motor hilang penting untuk dimiliki. Berdasarkan data Polda Metro Jaya pada Juli 2024, terdapat rata-rata sekitar 7 motor hilang per hari di area hukum Polda Metro Jaya. Meskipun sudah ditangani, tapi kasus pencurian kendaraan bermotor tetap tinggi, bisa mencapai 363–464 kasus dalam tiga sampai empat bulan. Itulah mengapa sangat penting memiliki asuransi kendaraan bermotor.
Di sisi lain, meskipun angka kasusnya tidak sebanyak pencurian motor, pencurian kendaraan roda empat pun cukup banyak ditemukan. Maka dari itu, bagi kamu pemilik kendaraan roda empat, pastikan mobil kesayanganmu juga terlindungi asuransi terbaik.
Ketika memilih asuransi mobil, sebaiknya kamu memilih perlindungan yang lebih luas. Tidak hanya menanggung kerugian total seperti kehilangan, asuransi mobil All Risk juga memberikan pertanggungan atas kerugian sebagian. Kamu jadi tidak perlu khawatir mengeluarkan banyak uang ketika mobil mengalami kecelakaan dan butuh perbaikan.
Sebelum memilih asuransi yang tepat, jangan lupa untuk membandingkan berbagai pilihan asuransi agar mendapatkan premi terbaik dengan manfaat yang maksimal. Lindungi kendaraanmu sekarang dan pilih asuransi motor terbaik sesuai kebutuhanmu!
Pertanyaan Seputar Asuransi Motor Hilang
Apakah saya masih harus mencicil motor kredit yang hilang?
Ya, pada banyak kasus Anda tetap berkewajiban melanjutkan cicilan motor kredit meskipun motor hilang, kecuali klaim asuransi sudah cair dan menutup seluruh sisa pembiayaan. Biasanya, pembayaran klaim akan diprioritaskan kepada pihak leasing terlebih dahulu. Jika nilai pertanggungan lebih kecil dari sisa cicilan, pemilik perlu menanggung kekurangannya.
Berapa lama proses klaim asuransi motor hilang biasanya selesai?
Proses klaim umumnya berlangsung 14–30 hari kerja sejak seluruh dokumen lengkap dan laporan polisi diverifikasi. Durasi dapat berubah tergantung kompleksitas kasus, proses investigasi, dan kebijakan internal perusahaan asuransi. Tidak menutup kemungkinan klaim bisa berlangsung hingga 3 bulan apabila proses investigasi sulit untuk dilakukan.
Apakah klaim asuransi motor hilang pasti disetujui?
Tidak selalu. Klaim bisa ditolak apabila dokumen tidak lengkap, polis tidak aktif, laporan terlambat, terjadi kelalaian pemilik, atau penggunaan motor tidak sesuai ketentuan polis. Pastikan seluruh syarat, bukti kepemilikan, dan kronologi kejadian jelas agar peluang persetujuan lebih tinggi.
Apakah asuransi motor wajib sudah berlaku?
Belum. Meskipun kewajiban asuransi motor sudah tercantum dalam UU P2SK (Undang-Undang No. 4 Tahun 2023), program ini belum dapat diterapkan karena masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan pelaksana.
Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang
Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan
|
Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!
Cek harga premi secara online
Bagikan: