Ada beberapa jenis asuransi jiwa yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan, dari asuransi jiwa berjangka (term life insurance) hingga whole life. Dengan berbagai pilihan polis yang tersedia, memahami detail masing-masing jenis asuransi jiwa sangat penting agar kamu tidak salah memilih perlindungan.
Ketahui apa saja jenis asuransi jiwa, manfaat tiap produk, hingga bagaimana tips menentukan pilihan terbaik untuk kebutuhanmu dalam artikel Roojai berikut ini.
Jenis-Jenis Asuransi Jiwa
Asuransi jiwa adalah produk perlindungan finansial yang dirancang untuk memberikan santunan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia. Setiap jenis asuransi tentunya memiliki karakteristik serta manfaat yang berbeda-beda. Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Asuransi jiwa berjangka (Term Life Insurance)
Asuransi jiwa berjangka adalah jenis asuransi dengan masa pertanggungan tertentu, seperti 5, 10, atau 30 tahun. Menurut Investopedia, produk ini menarik karena preminya sangat terjangkau saat kamu membelinya di usia muda dan sehat, namun manfaat perlindungannya cukup besar.
Ini merupakan jenis asuransi jiwa terbaik yang cocok untuk orang yang membutuhkan perlindungan finansial selama masa-masa penting, seperti saat masih melunasi KPR atau membiayai pendidikan anak. Namun, perlu diingat, manfaat hanya berlaku jika tertanggung meninggal dunia dalam masa kontrak. Jika masa pertanggungan berakhir tanpa klaim, premi yang sudah dibayarkan tidak bisa dikembalikan.
2. Asuransi jiwa seumur hidup (Whole Life Insurance)
Berbeda dengan asuransi berjangka, produk ini memberikan perlindungan seumur hidup, biasanya hingga usia 99 atau 100 tahun. Premi cenderung lebih tinggi, namun manfaatnya jelas: kepastian bahwa ahli waris akan mendapatkan santunan kapan pun risiko meninggal dunia terjadi.
Selain itu, manfaat asuransi jiwa jenis whole life seringkali memiliki nilai tunai yang akan terus bertambah seiring waktu. Nilai tunai ini bisa kamu cairkan di kemudian hari, baik melalui pinjaman polis maupun pencairan sebagian, sehingga memberikan fleksibilitas finansial tambahan di masa depan.
3. Asuransi jiwa dwiguna (Endowment Insurance)
Asuransi jiwa dwiguna menawarkan manfaat ganda, yakni perlindungan jiwa sekaligus tabungan. Produk ini memungkinkan kamu menerima dana dalam jumlah tertentu jika masih hidup hingga akhir masa kontrak, atau memberikan santunan kepada ahli waris jika meninggal dunia sebelum masa kontrak berakhir.
Jenis asuransi ini sangat cocok untuk kamu yang ingin merencanakan keuangan jangka panjang, misalnya untuk biaya pendidikan anak atau dana pensiun, karena manfaatnya lebih fleksibel.
Jenis ini memiliki kelebihan berupa perlindungan jiwa sekaligus tabungan, serta jaminan pembayaran dana jika masih hidup sampai akhir kontrak, sehingga cocok untuk perencanaan keuangan jangka panjang. Namun, kekurangannya terletak pada premi yang relatif lebih tinggi dibandingkan asuransi jiwa berjangka, manfaat investasi yang tidak sebesar unit link karena lebih fokus ke tabungan.
4. Asuransi jiwa unit link
Asuransi jiwa unit link adalah jenis asuransi jiwa yang menggabungkan perlindungan jiwa dengan produk investasi, seperti reksa dana. Premi yang dibayarkan sebagian dialokasikan untuk proteksi, sementara sebagian lainnya diinvestasikan sesuai dengan pilihan nasabah.
Kelebihan dari produk ini terletak pada fleksibilitasnya. Selain mendapatkan perlindungan jiwa, kamu juga berpotensi mendapatkan hasil investasi yang bisa berkembang sesuai dengan performa pasar.
Namun, di Indonesia, produk ini sempat menjadi polemik karena banyak nasabah yang merasa dirugikan akibat ketidakjelasan informasi terkait biaya, risiko investasi, dan pengelolaan dana. Banyak keluhan masuk ke OJK mengenai kurangnya transparansi, yang akhirnya mendorong OJK menerbitkan aturan baru terkait Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) pada tahun 2023.
Cara Memilih Jenis Asuransi Jiwa yang Tepat
Memilih jenis asuransi jiwa yang paling cocok tentu tidak bisa sembarangan. Ada beberapa faktor yang perlu kamu pertimbangkan agar polis yang kamu pilih benar-benar sesuai kebutuhan.
1. Menentukan kebutuhan proteksi
Langkah pertama adalah mengenali kebutuhan perlindunganmu. Menurut Western & Southern Financial Group, lakukan analisis kebutuhan asuransi jiwa dengan menilai keuangan dan tujuan masa depan.
Pendekatan sederhana yang bisa digunakan adalah mengalikan pendapatan tahunan dengan angka 5 hingga 10, agar kebutuhan keluargamu tetap terpenuhi jika terjadi risiko. Misalnya, jika penghasilan tahunanmu Rp100 juta, maka idealnya kamu memiliki pertanggungan Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
Apakah kamu ingin proteksi jangka pendek, jangka panjang, atau sekaligus investasi? Jika prioritasmu adalah perlindungan selama masa produktif, mungkin asuransi jiwa berjangka sudah cukup. Namun, jika ingin kepastian seumur hidup, kamu bisa mempertimbangkan whole life atau unit link.
2. Mempertimbangkan kemampuan membayar premi
Premi yang harus kamu bayarkan tiap bulan atau tahun tentu harus disesuaikan dengan kondisi finansialmu. Sebagai acuan, kamu bisa mengikuti prinsip pengelolaan keuangan 50/30/20, di mana 20% dari penghasilan dialokasikan untuk tabungan, investasi, termasuk premi asuransi.
Pastikan jumlah premi tidak mengganggu arus kas bulanan dan tetap berada dalam batas wajar, ya. Biasanya, premi untuk asuransi jiwa seumur hidup dan unit link lebih tinggi dibandingkan asuransi berjangka.
3. Memilih masa pertanggungan yang sesuai
Penting juga menyesuaikan masa pertanggungan dengan kebutuhan. Misalnya, masa pertanggungan hingga anak selesai kuliah, atau hingga masa pensiun. Masa pertanggungan ini sangat menentukan besaran premi dan manfaat yang akan kamu terima.
4. Mengevaluasi manfaat tambahan (rider)
Beberapa produk menawarkan manfaat tambahan seperti perlindungan terhadap penyakit kritis, kecelakaan, atau cacat tetap. Evaluasi apakah kamu membutuhkan rider ini, karena akan mempengaruhi jumlah premi. Rider bisa menjadi nilai tambah penting untuk perlindungan yang lebih komprehensif.
Lindungi Juga Keluargamu dengan Asuransi Kesehatan
Selain memilih jenis asuransi jiwa yang tepat, kamu juga perlu mempertimbangkan perlindungan kesehatan untuk seluruh anggota keluarga. Risiko penyakit atau kecelakaan bisa datang kapan saja, dan biaya medis yang tidak terduga bisa sangat membebani keuangan.Dengan memiliki asuransi kesehatan terbaik, kamu bisa lebih tenang menghadapi kondisi darurat tanpa perlu khawatir soal biaya pengobatan. Cari tahu informasi menarik lainnya seputar asuransi jiwa dan kesehatan di website roojai.co.id!
Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang
Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan
|
Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!
Cek harga premi secara online
Bagikan: