Biaya isi freon AC mobil saat ini mulai dari Rp150 ribuan saja, namun itu hanya untuk yang single blower. Isi freon AC mobil yang sudah habis memang sangat penting untuk memastikan kondisi sistem pendingin kendaraan tetap bekerja optimal.
Namun, menambah freon AC mobil sebenarnya bukan merupakan satu-satunya solusi untuk mengatasi AC mobil yang tidak dingin. Ada faktor-faktor lain yang juga berpengaruh misalnya penggunaan jenis freon yang tidak tepat.
Dalam artikel ini, Roojai akan mengulas berapa harga ganti isi freon AC mobil hingga bagaimana memilih freon AC mobil yang tepat.
Konten
Biaya Isi Freon AC Mobil Terbaru
Biaya untuk isi freon AC mobil single blower biasanya berkisar sekitar Rp150.000, sedangkan untuk double blower harganya bisa mencapai Rp300.000 atau lebih. Itu sudah termasuk biaya pengecekan.
Untuk menghemat biaya ganti freon AC mobil, kamu bisa menggantinya sendiri di rumah, harganya sebagai berikut:
- R134a merk Klea: Rp25.000
- R 134A HFC: Rp27.900
- Dupont HFC 134a: Rp55.000
- Freon hydrocarbon refrigerant 134: Rp50.000
- Bailian R134: Rp31.000
- Freon R134a One Cool: Rp24.000
- Freon Jincool R134: Rp32.500
Faktor Pengaruh Biaya Isi Freon Mobil Ketika Service AC
Untuk biaya tambah freon AC mobil, biasanya dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti jenis freon yang digunakan juga jenis jasa yang diambil. Jasa service AC mobil sendiri biasanya berupa flushing sistem AC, service cooling fan, cek temperatur, cek speed blower hingga cek kompresor. Berikut beberapa hal yang membuat biaya ganti freon AC mobil berbeda-beda:
- Jenis freon yang digunakan
- Jenis AC mobil, apakah single blower atau double blower
- Bengkel yang mengerjakan, bengkel umum biasanya lebih murah
- Tambahan servis AC mobil yang diambil
Jenis Freon AC Mobil
Berdasarkan spesifikasinya, jenis freon AC mobil dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu:
1. Freon AC mobil R-134a
Freon AC mobil R-134a adalah salah satu jenis refrigeran yang paling umum digunakan dalam sistem pendingin udara (AC) mobil modern saat ini. Spesifikasinya sangat baik dalam mendinginkan udara namun tidak merusak ozon karena tidak mengandung chloro. Tidak heran bila banyak perusahaan otomotif saat ini banyak menggunakan jenis R-134a.
2. Freon AC mobil R-12
Freon jenis ini mengandung chlor, carbon dan fluor yang ketika dikombinasikan sangat efektif untuk pendinginan. Namun, komposisi kimianya ternyata berbahaya bagi lingkungan, terutama kemampuannya merusak lapisan ozon. Freon AC mobil ini hanya digunakan sekitar tahun 1980-1990.
3. Freon AC mobil hydrocarbon
Jenis refrigeran ini berbasis hidrokarbon, seperti propana (R290) dan isobutana (R600a), yang merupakan senyawa organik mengandung karbon dan hidrogen. Hidrokarbon digunakan sebagai alternatif untuk refrigeran sintetis seperti R134a karena lebih ramah lingkungan dan tidak merusak lapisan ozon.
4. Freon AC mobil R-22
Freon ini seperti jenis R-12 dikenal dapat merusak lingkungan karena merusak ozon, meskipun dampaknya lebih kecil. Tapi tetap saja penggunaannya tidak disarankan untuk kepentingan lingkungan. Karena dampak negatifnya terhadap lingkungan, penggunaan R-22 telah dikurangi secara bertahap dan banyak negara telah melarang atau membatasi penggunaannya.
Cara Mengisi Freon AC Mobil Sendiri
Kalau kamu ingin menghemat pengeluaran biaya isi freon AC mobil dengan melakukannya sendiri, maka kamu tiba di tempat yang tepat. Di bawah ini merupakan petunjuk mengenai cara mengisi freon sendiri tanpa perlu ke bengkel.
1. Siapkan alat pengisian
Jika kamu ingin menghemat biaya, kamu bisa mencoba tambah freon AC mobil sendiri di rumah, namun harus dilakukan secara hati-hati. Langkah pertama, kamu siapkan dulu alatnya yaitu manifold gauge yang bisa kamu beli dengan harga Rp26 ribu saja.
2. Bersihkan AC mobil
Setelah mempersiapkan alat, langkah selanjutnya adalah membersihkan AC mobil dengan seksama. Pastikan semua kotoran terangkat agar AC dapat bekerja dengan optimal. Jika perlu, gunakan alat bantu untuk membersihkan bagian yang sulit dijangkau.
3. Kosongkan sisa freon
Setelah membersihkan AC, langkah berikutnya adalah mengosongkan sisa freon lama. Ini penting untuk mencegah campuran freon lama dan baru yang dapat menyebabkan mesin tidak berfungsi dengan baik.
Caranya adalah sebagai berikut:
- Hubungkan katup manifold gauge ke selang merah pada nipel bertekanan tinggi.
- Hubungkan selang biru ke katup tekanan rendah.
- Sambungkan selang hijau ke pompa vakum.
Pastikan semua sambungan kencang dan tidak ada kebocoran sebelum melanjutkan proses pengisian freon baru.
4. Pengisian freon baru
Setelah itu tinggal isi freon dengan yang baru, berikut langkah-langkahnya.
- Buka katup bagian manifold.
- Hidupkan pompa vakum.
- Perhatikan ukuran vakum, pastikan ada pada angka 600mmHg.
- Buka sisi lain katup manifold agar vakum bekerja.
- Pastikan angka ada pada 750 mmHg.
- Tutup katup manifold,lalu matikan pompa vakum.
- Biarkan beberapa menit untuk melihat adanya kebocoran.
Tips Merawat Freon AC Mobil
Merawat freon AC mobil sangat penting untuk menjaga kinerja AC tetap optimal dan memperpanjang usia pakai sistem pendingin. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk merawat freon AC mobil dengan baik:
1. Cek secara teratur
Lakukan pemeriksaan rutin pada sistem pendingin kendaraan, termasuk mengecek tekanan freon. Tekanan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa menjadi indikasi masalah, misalnya AC mobil tidak dingin. Pemeriksaan teratur membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum menjadi lebih serius.
2. Hindari overcooling
Menggunakan AC dengan suhu terlalu rendah secara terus-menerus dapat menyebabkan beban berlebih pada sistem, yang bisa mempengaruhi kinerja freon. Sebaiknya, hindari pengaturan suhu yang ekstrem dan usahakan untuk menjaga suhu yang nyaman dan sesuai kebutuhan, ya. Kamu bisa baca artikel Roojai mengenai pengaturan suhu AC mobil yang benar untuk informasi selengkapnya.
3. Gunakan AC Mobil secara rutin
Menyalakan AC mobil secara rutin, bahkan saat cuaca tidak terlalu panas, membantu menjaga sirkulasi freon dan melumasi komponen-komponen dalam sistem. Hal ini penting guna mencegah kerusakan akibat sistem yang terlalu lama tidak digunakan.
4. Jaga kebersihan filter udara
Filter udara yang bersih membantu menjaga kualitas udara dalam kabin dan meningkatkan efisiensi AC. Filter yang kotor bisa menyumbat aliran udara dan membuat AC bekerja lebih keras, yang bisa berdampak negatif pada penggunaan freon. Pastikan untuk mengganti atau membersihkan filter udara secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
5. Periksa kebocoran secara berkala
Kebocoran pada sistem AC bisa menyebabkan freon cepat habis, sehingga perlu sering diisi ulang. Lakukan pemeriksaan kebocoran secara berkala dan segera perbaiki jika ditemukan masalah. Memastikan sistem AC bebas dari kebocoran membantu menjaga kestabilan jumlah freon dan efisiensi sistem.
Jika freon AC mobil tiba-tiba habis tanpa ada kebocoran yang terlihat, sebaiknya segera bawa kendaraanmu ke bengkel untuk diperiksa. Hal ini bisa menandakan adanya kerusakan lain pada sistem AC yang perlu diperbaiki.
Ingat, menjaga keamanan berkendara sangat penting, karena selain berisiko bagi keselamatan, perbaikan juga bisa mahal. Untuk melindungi kendaraan dari kerusakan tak terduga, pertimbangkan untuk menggunakan asuransi mobil Asuransi kendaraan membantu menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara, serta melindungi dari risiko finansial akibat kejadian tak terduga di jalan.
Demikian informasi tentang biaya pengisian freon AC mobil yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat!
Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang
Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan
|
Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!
Cek harga premi secara online
Bagikan: