Contoh asuransi perjalanan adalah asuransi untuk satu kali liburan (single trip), perlindungan tahunan untuk perjalanan berkala (annual trip), asuransi untuk kegiatan dinas (perjalanan bisnis), serta perlindungan untuk keperluan ibadah, liburan, atau kunjungan ke luar negeri yang mensyaratkan visa seperti wilayah Schengen.
Asuransi perjalanan adalah perlindungan finansial yang memberikan ganti rugi atas kejadian tak terduga yang terjadi selama bepergian. Ada banyak contoh asuransi perjalanan yang tersedia di pasaran dengan berbagai manfaat, terutama perlindungan medis luar negeri.
Selain perlindungan medis, asuransi perjalanan juga memberikan manfaat lain seperti kompensasi keterlambatan penerbangan, perlindungan bagasi, serta bantuan hukum jika terjadi insiden yang melibatkan pihak ketiga.
Dengan begitu, traveler dapat bepergian dengan lebih tenang tanpa khawatir akan beban biaya akibat insiden yang tidak diinginkan. Lalu, apa saja contoh asuransi perjalanan yang bisa dipilih? Simak penjelasan berikut!
Konten
Jenis-Jenis Asuransi Perjalanan
Berikut beberapa jenis asuransi perjalanan yang umum ditawarkan oleh berbagai perusahaan asuransi:
1. Single Trip Insurance
Salah satu contoh asuransi perjalanan adalah Single Trip Insurance, yaitu polis yang dirancang untuk melindungi satu kali perjalanan sejak keberangkatan hingga kembali ke tempat asal. Jenis ini umum dipilih karena fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan singkat.
Cakupannya meliputi pembatalan atau gangguan perjalanan, biaya medis darurat, evakuasi, kehilangan atau keterlambatan bagasi, dan bantuan darurat 24 jam. Premi asuransi ini relatif terjangkau, biasanya sekitar 4–8% dari total biaya perjalanan, bergantung pada durasi dan manfaat yang dipilih.
Jenis polis ini ideal untuk traveler yang bepergian sesekali, seperti untuk liburan atau urusan bisnis singkat.
2. Annual Trip Insurance
Annual Trip Insurance adalah jenis polis asuransi perjalanan yang memberikan perlindungan untuk beberapa perjalanan dalam periode satu tahun, tanpa perlu membeli polis baru setiap kali bepergian. Jenis asuransi perjalanan ini sangat ideal bagi pebisnis, ekspatriat, atau individu dengan frekuensi perjalanan tinggi.
Cakupan polis ini biasanya meliputi perlindungan medis darurat, evakuasi, dan bantuan darurat 24 jam. Durasi maksimal untuk setiap perjalanan dalam tahun tersebut umumnya dibatasi antara 30–90 hari. Meskipun premi awal lebih tinggi dibanding single trip, polis ini lebih ekonomis jika kamu melakukan lebih dari tiga perjalanan dalam setahun.
3. Asuransi Perjalanan Domestik
Asuransi perjalanan domestik adalah contoh asuransi perjalanan yang dirancang khusus untuk melindungi aktivitas bepergian di dalam negeri. Cakupan polis ini mencakup perlindungan medis darurat, kompensasi atas keterlambatan atau pembatalan perjalanan, kehilangan atau kerusakan bagasi, serta manfaat tambahan seperti evakuasi medis dan santunan kecelakaan, tergantung pada produk yang dipilih.
4. Asuransi Perjalanan Internasional
Asuransi perjalanan internasional adalah jenis asuransi yang memberikan cakupan luas untuk perjalanan ke luar negeri. Contohnya termasuk asuransi perjalanan Schengen dan asuransi untuk perjalanan umrah.
Selain itu, menurut InsureMyTrip, beberapa negara di luar kawasan Schengen seperti Belarus, Iran, Thailand, Qatar, Rusia, Nepal, Jordan, hingga Seychelles juga mewajibkan asuransi perjalanan internasional sebagai syarat masuk. Cakupan minimal biasanya mencakup biaya medis darurat dan evakuasi, tergantung pada kebijakan masing-masing negara.
5. Asuransi Perjalanan Bisnis
Asuransi perjalanan bisnis adalah contoh asuransi perjalanan yang ditujukan untuk karyawan perusahaan atau profesional yang sering bepergian untuk urusan dinas.
Jenis polis asuransi perjalanan ini memberikan perlindungan menyeluruh, termasuk biaya medis darurat, evakuasi, kompensasi keterlambatan, kehilangan dokumen dan barang seperti laptop, hingga bantuan darurat 24 jam.
Beberapa produk bahkan mencakup fitur penggantian staf, layanan krisis, serta perluasan manfaat untuk perlindungan tanggung jawab hukum yang muncul selama perjalanan kerja.
6. Asuransi Perjalanan Wisata
Asuransi perjalanan ini fokus pada kebutuhan liburan, seperti perlindungan medis, kehilangan barang pribadi, dan kompensasi jika aktivitas wisata dibatalkan karena situasi tertentu.
7. Asuransi Standar
Menyediakan perlindungan dasar seperti biaya pengobatan darurat, kehilangan bagasi, dan pembatalan perjalanan. Cocok bagi traveler dengan kebutuhan minimal.
8. Asuransi Premium
Menawarkan cakupan yang lebih luas, termasuk evakuasi medis, perlindungan terhadap aktivitas ekstrem, serta santunan kecelakaan dengan limit tinggi.
Manfaat Asuransi Perjalanan
Tanpa asuransi, biaya perawatan medis di luar negeri bisa sangat mahal, terutama di negara-negara dengan sistem kesehatan berbiaya tinggi seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Menurut laporan dari One IFG, penumpang tanpa asuransi yang mengalami insiden selama liburan harus menanggung rata-rata kerugian sebesar £1.570.
Berikut beberapa manfaat asuransi perjalanan utama yang biasanya ditawarkan:
- Perlindungan biaya medis untuk menanggung biaya pengobatan darurat, rawat inap, dan evakuasi medis.
- Bantuan darurat 24/7 untuk keadaan darurat seperti kehilangan paspor atau dokumen penting.
- Perlindungan dari kecelakaan diri berupa santunan kecelakaan jika terjadi cedera serius atau kematian.
- Kompensasi atas ketidaknyamanan perjalanan, seperti keterlambatan atau pembatalan penerbangan, serta kehilangan bagasi.
- Perlindungan biaya hukum jika traveler tanpa sengaja menyebabkan kerusakan properti atau mencederai orang lain.
Cara Klaim Asuransi Perjalanan
Jika mengalami kejadian tak terduga selama perjalanan, kamu bisa mengajukan klaim asuransi perjalanan dengan langkah berikut:
1. Segera hubungi pihak asuransi
Laporkan kejadian yang terjadi sesegera mungkin melalui hotline layanan pelanggan asuransi yang tersedia 24/7.
2. Kumpulkan dokumen pendukung
Siapkan dokumen yang diperlukan, seperti polis asuransi, bukti kejadian (laporan medis, laporan kehilangan dari maskapai, atau bukti keterlambatan penerbangan), serta tanda terima biaya yang dikeluarkan.
3. Isi formulir klaim
Unduh atau isi formulir klaim sesuai dengan jenis kejadian yang dialami. Pastikan semua informasi yang diberikan lengkap dan akurat.
4. Kirimkan dokumen klaim
Kirim dokumen klaim ke perusahaan asuransi melalui email atau aplikasi, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Pastikan untuk membaca ketentuan polis asuransi agar tidak ada kendala dalam proses klaim, ya!
5. Proses dan pencairan klaim
Pihak asuransi akan meninjau klaim dan memproses pencairan sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku. Jika disetujui, penggantian biaya akan dilakukan dalam waktu yang telah ditentukan.
Perjalanan Aman Dimulai dari Perlindungan yang Tepat
Risiko selama perjalanan bisa datang tanpa diduga, mulai dari kecelakaan kecil, pembatalan jadwal, hingga kondisi darurat yang butuh perawatan di rumah sakit. Itulah kenapa asuransi perjalanan jadi perlindungan penting yang sering diabaikan.
Selain asuransi perjalanan, sangat penting juga untuk memiliki perlindungan dasar dari asuransi kesehatan. Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan asuransi kesehatan dari Roojai yang memiliki pertanggungan untuk rawat inap di rumah sakit dalam maupun luar negeri. Proses pembeliannya pun mudah karena bisa dilakukan secara online, kapan saja dan di mana saja.
Pertanyaan Seputar Asuransi Perjalanan
Apakah premi asuransi perjalanan bisa dikembalikan jika rencana batal?
Ya, premi asuransi perjalanan bisa dikembalikan jika pembatalan dilakukan dalam periode “free look” atau “money-back guarantee” yang biasanya berlangsung 10–15 hari setelah pembelian, dan sebelum tanggal keberangkatan. Namun, premi tidak akan dikembalikan jika periode tersebut sudah lewat atau jika polis sudah aktif.
Berapa lama proses klaim asuransi perjalanan?
Jika dokumen sudah lengkap dan sesuai ketentuan polis, proses verifikasi klaim asuransi perjalanan umumnya memakan waktu 7–14 hari kerja. Namun, untuk klaim yang lebih kompleks atau dengan dokumen tidak lengkap, proses dapat memakan waktu hingga 4–6 minggu, bahkan lebih. Pastikan untuk menyimpan semua bukti pendukung dan mengajukan klaim segera setelah kejadian untuk mempercepat proses.
Bisakah membeli asuransi perjalanan setelah keberangkatan?
Secara umum, asuransi perjalanan harus dibeli sebelum keberangkatan dari negara asal. Sebagian besar perusahaan asuransi mensyaratkan polis aktif sebelum perjalanan dimulai agar seluruh manfaat berlaku penuh, terutama untuk perlindungan pembatalan dan gangguan perjalanan.
Asuransi Perjalanan Schengen bisa untuk ke negara apa saja?
Negara-negara anggota Schengen terdiri dari 27 negara di Eropa yang mewajibkan asuransi perjalanan Schengen dengan cakupan medis minimal €30.000 sebagai syarat visa.
Beberapa negara Schengen yang populer dikunjungi wisatawan Indonesia antara lain Jerman, Prancis, Belanda, Italia, Spanyol, Swiss, Belgia, dan Austria. Asuransi perjalanan Schengen wajib aktif selama periode kunjungan dan mencakup seluruh area Schengen.
Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang
Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan
|
Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!
Cek harga premi secara online
Bagikan: