
Biaya scan mobil dalam servis rutin atau kondisi lainnya dapat berbeda-beda di setiap tempat, namun harganya cenderung tidak mahal. Biasanya proses scan ini dilakukan saat mekanik bengkel akan melakukan pengecekan terhadap mesin mobil.
Lalu bagaimana sih sebenarnya cara kerja scanner mobil, manfaat penggunaannya, dan range biaya yang dibutuhkan? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini.
Konten
Berapa Kisaran Biaya Scan Mobil di Bengkel?
Biaya scan mobil di bengkel tergolong murah karena hanya bersifat untuk diagnosis atau cek kerusakan apa saja pada mesin mobil.
Kisaran biaya scan mesin mobil di bengkel mulai dari Rp75 ribu hingga ratusan ribu (umumnya tidak sampai Rp200 ribuan). Ini sudah termasuk biaya scan ECU mobil.
Biaya scan mobil di auto2000 di sekitar angka puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah juga, namun bisa berbeda tergantung merek kendaraan. Kamu membayar jasa dan keahlian teknisinya, juga penggunaan alat scanner mobil.
Semua aspek fungsi mesin dan kelistrikan mobil akan langsung dicek menggunakan scanner untuk mendeteksi kerusakan. Apabila kamu termasuk orang awam dalam hal permesinan mobil, maka sebaiknya kamu membawa mobil untuk dilakukan scan menyeluruh di bengkel profesional.
Setelah scan mobil dan bila teknisi menemukan masalah tenaga mobil loyo berdasarkan catatan diagnostik kerusakan yang tersimpan di ECU, biasanya kamu akan ditawarkan untuk tune up mobil atau penyetelan ulang mesin dan semua komponen agar kinerjanya bagus lagi.
Biaya scan mobil dan tune up berkisar mulai dari Rp200 ribuan hingga Rp1 jutaan. Semakin baru merek dan generasi mobil, maka biaya perawatan dan servis mobil juga akan semakin mahal.
Harga Alat Scanner Mobil
Ada berbagai merek dan tipe alat scanner mobil yang biasanya digunakan di bengkel profesional. Mulai dari yang paling murah sekitar Rp600 ribuan hingga yang lumayan mahal lebih dari Rp28 jutaan.
Kualitas dari alat scanner akan memengaruhi akurasi hasil scan mobil. Di bengkel resmi, biasanya pakai alat scanner yang mahal.
Berikut ini harga alat scanner mobil berdasarkan mereknya:
- Scanner Mobil Universal OBD2 V310: mulai dari Rp312.000.
- Scanner Mobil OBD2: mulai dari Rp655.500
- Scanner Mobil Jepang Ancel JP700 JOBD OBD2: Ancel JP700 JOBD OBD2: mulai dari Rp745.000.
- Scanner Mobil Thinkscan 601: mulai dari Rp1.300.000.
- Scanner mobil universal Tdintel Vpecker: Rp2.650.000.
- Scanner Diagnosis Mobil Universal Maxidiag MD808 PRO AUTEL: mulai dari Rp4.450.000.
- Scanner Mobil Universal OBD-2 OBD-II AUTEL MaxiCheck MX808: mulai dari Rp7.500.000.
- Scanner Mobil Universal Launch Thinkdiag Bluetooth OBD2 Plus Laptop: mulai dari Rp8.900.000.
- Scanner Mobil Universal Autel Maxisys Ms906: mulai dari Rp28.380.000.
Menilik harga scanner mobil yang bagus cukup mahal dan dibutuhkan para ahli teknisi untuk mengoperasikannya, kamu bisa langsung konsultasi ke bengkel saja bila mau scan mobil. Biaya scan mesin mobil di bengkel juga tidak terlalu mahal, loh!
Apa Itu Scanner Mobil?
Alat scan mobil atau scanner mobil adalah sebuah alat diagnostik yang digunakan untuk membaca dan menghapus suatu kode pada mesin mobil, menjalankan pemeriksaan sistem mesin, serta bisa melakukan penyesuaian pada CPU mobil.
Scanner mobil sudah dilengkapi dengan sistem EFI (Electronic Fuel Injection), dengan cara mendapatkan data dari ECU mobil (Engine Control Unit) mobil dan ditampilkan di layar scanner. Sebagian besar scanner umumnya sudah dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung seperti live data atau penyalur data yang mungkin dibutuhkan saat proses pemeriksaan mobil berlangsung.
Live data menyajikan informasi tentang daya penghematan bahan bakar, efisiensi termal, dan kinerja mesin mobil secara umum. Melalui data ini, mekanik bisa menemukan banyak informasi tentang performa mobil secara keseluruhan dan menemukan bagian mana yang harus dilakukan perbaikan.
Cara Kerja Scanner Mobil
Scanner termasuk ke dalam alat wajib yang harus dimiliki oleh bengkel-bengkel untuk melakukan pengecekan dan perawatan mobil. Fungsi scanner mesin mobil untuk deteksi kerusakan di mesin dan sistem kelistrikan dengan cara dicolok ke soket OBD (on board diagnostic).
Secara umum, scanner dibagi ke dalam dua jenis, yaitu:
- Scanner yang didedikasikan khusus untuk merek mobil khusus. Jenis scanner yang dedicated harus di-update secara berkala karena selalu ada fitur terbaru dari sebuah mobil.
- Scanner universal yang bisa dipakai untuk memindai berbagai merek mobil. Scanner universal biasanya tidak bisa mendapatkan hasil yang detail seperti scanner dedicated.
Scanner mesin mobil hanya bisa digunakan di mobil keluaran baru yang memiliki ECU atau sudah ada sistem injeksi. Pasalnya, sensor-sensor yang ada pada mesin dan fungsi kelistrikan lah yang mentransfer data ke scanner.
Scan mobil bantu deteksi masalah sejak dini, tapi risiko di jalan tetap tak bisa diprediksi. Lindungi kendaraanmu dengan asuransi mobil All Risk.
Manfaat Menggunakan Scan Mobil
Inilah fungsi dari scan mobil:
1. Mempermudah kerja teknisi
Kehadiran scanner sangat membantu dan mempermudah kerja para mekanik serta teknisi di bengkel umum. Melalui scanner, mekanik bisa lebih akurat dalam mendiagnosa kerusakan mobil, seperti kondisi mesin dan kelistrikan mobil.
2. Hemat waktu dan biaya
Selain itu, scanner bisa menjadi alternatif yang lebih murah dan cepat untuk mengetahui masalah mobil tanpa harus mengirim mobil untuk pengujian yang rumit.
3. Mencari tahu penghematan bahan bakar
Scanner juga bisa membaca fuel trim di suatu kendaraan. Fuel trim ini adalah ukuran seberapa banyak bahan bakar yang digunakan oleh mesin ke sistem pengiriman bahan bakar.
Apabila persentasenya yang baik, maka kamu bisa melihat bahwa jumlah bahan bakar yang dilepaskan ke mesin berada di jumlah yang tepat.
Scan Mobil Aja Tidak Cukup, Perlu Juga Asuransi
Scan mobil penting untuk mendeteksi kerusakan tersembunyi di sistem elektronik dan komponen mesin. Meski tampak sederhana, biaya pengecekan ini bisa bertambah jika ditemukan kerusakan lanjutan yang butuh perbaikan segera.
Dengan asuransi mobil, kamu bisa lebih siap menghadapi risiko tak terduga dari hasil pemeriksaan seperti ini. Roojai menawarkan proses klaim yang praktis lewat video call, premi mulai dari Rp1,9 juta per tahun, serta akses ke 800+ bengkel rekanan dengan garansi perbaikan hingga 6 bulan.
Pertanyaan Seputar Scan Mobil
Apakah scan mobil bisa dilakukan di semua jenis mobil?
Ya, scan mobil bisa dilakukan di hampir semua mobil modern yang sudah menggunakan sistem komputerisasi. Namun, alat scan harus sesuai dengan tipe dan merek mobil yang digunakan. Ada banyak kemungkinan kerusakan yang bisa terdeteksi lewat scan mobil seperti gangguan pada sensor mesin, sistem injeksi bahan bakar, rem ABS, dan airbag.
Bagaimana hasil scan mobil membantu teknisi dalam perbaikan?
Hasil scan mobil akan menunjukkan kode error atau indikator spesifik yang membantu teknisi mencari sumber masalah. Ini membuat proses perbaikan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang
Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan
|
Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!
Cek harga premi secara online
Bagikan: