Ginjal adalah salah satu organ dalam yang memiliki peran penting dalam menjaga fungsi tubuh. Oleh sebab itu ketika ginjal mengalami masalah, maka ada banyak fungsi tubuh yang terganggu dan menyebabkan masalah kesehatan. Ginjal berfungsi membersihkan darah dari zat-zat beracun dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Penyakit ginjal yang sudah berlangsung parah atau kronis, memerlukan perawatan intensif dan rutin. 

Selain perawatan medis yang dianjurkan, beberapa obat alami menjadi pilihan karena efeknya yang cenderung ringan bagi kondisi ginjal. Selain itu, ada juga beberapa gaya hidup yang bisa membantu dalam manajemen penyakit ginjal kronis. Artikel ini akan membahas berbagai aspek penyakit ginjal kronis, dan obat alami penyakit ginjal kronis yang bisa membantu kamu mengatasi masalah ini.

Konten

  1. Apa Itu Penyakit Ginjal Kronis?
  2. Gejala Penyakit Ginjal Kronis
  3. Pengobatan untuk Penyakit Ginjal Kronis
  4. Obat Alami untuk Penyakit Ginjal Kronis

    Apa Itu Penyakit Ginjal Kronis?

    Penyakit ginjal kronis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan ginjal yang mengalami kerusakan dan tidak mampu berfungsi secara efisien. Organ yang bentuknya seperti kacang kedelai ini berfungsi mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit dan asam basa, serta mengeluarkan sisa metabolisme tubuh ataupun zat kimia asing. Penyakit ginjal kronis adalah kerusakan ginjal yang sudah berlangsung setidaknya selama 3 bulan atau lebih. 

    Prevalensi penyakit ginjal kronis diproyeksikan akan terus meningkat. Bahkan pada tahun 2040 diperkirakan penyakit ini akan jadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Sementara di Indonesia, dari Riset Kesehatan Dasar 2018 diketahui prevalensi penyakit ginjal kronis sebesar 0,5% dari total populasi. 

    Kondisi kerusakan ginjal pada penyakit ginjal kronis bersifat reversibel atau tidak bisa diperbaiki. Bahkan kerusakan ini biasanya bersifat progresif, artinya semakin lama seseorang mengidap penyakit ginjal kronis, semakin parah kerusakan ginjalnya. 

    Penyakit ginjal kronis ini disebabkan oleh beberapa faktor risiko, yaitu: 

    Dari Riskesdas 2018 juga diketahui, sebagian besar pengidap penyakit ginjal kronis di Indonesia berjenis kelamin perempuan dan mengalami obesitas. Sebagian besar pengidap mengalami hipertensi (40,8%) dan diabetes melitus (3,3%). 

    Gejala Penyakit Ginjal Kronis

    Penyakit ginjal kronis biasanya tidak memperlihatkan gejala yang nyata pada tahap awal perkembangannya. Kerusakan ginjal itu biasanya berkembang secara perlahan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, gejala-gejala berikut ini bisa dirasakan pengidap:

    Gejala tersebut bisa berbeda-beda pada setiap pengidap, tergantung seberapa parah penyakitnya. Selain itu, tanda dan gejala penyakit ginjal seringkali terlihat tidak spesifik. Bukan tidak mungkin gejala tersebut juga disebabkan oleh penyakit lain. Jika kamu mengalami gejala di atas, sebaiknya kamu melakukan check up kesehatan langsung ke dokter.

    Pengobatan untuk Penyakit Ginjal Kronis

    Penanganan penyakit ginjal kronis akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan ginjal dan penyebabnya. Pengobatan sakit ginjal secara konvensional biasanya meliputi hal berikut ini: 

    Dalam melakukan pengobatan, tentunya banyak komponen yang harus diperhitungkan. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa biaya pengobatan penyakit kritis seperti ginjal kronis terbilang mahal. Selain pengobatan konvensional, ada juga beberapa obat alami yang bisa membantu mengelola gejala dan komplikasi ginjal kronis. 

    Obat Alami untuk Penyakit Ginjal Kronis

    Untuk merawat kondisi ginjal dan mencegah penyakit ginjal semakin parah dan berlanjut ke tahap lanjut, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan. Penerapan gaya hidup sehat merupakan hal yang penting. Selain itu, ada beberapa obat alami sakit ginjal seperti: 

    Air putih

    Selalu terhidrasi dengan cukup minum air putih adalah kunci penting dalam menjaga kesehatan ginjal. Air bisa membantu pembuangan racun dari tubuh dan menjaga keseimbangan elektrolit. Minum setidaknya 8 gelas air sehari untuk menjaga kondisi ginjal kamu. Namun pada pasien ginjal yang cukup parah, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk mengurangi asupan cairan. Pada kondisi ini, sebaiknya ikuti instruksi dari dokter. 

    Jus delima

    Buah delima bisa membantu meningkatkan fungsi ginjal, termasuk juga melarutkan batu ginjal dan racun dalam tubuh. Buah delima bisa menurunkan tingkat keasaman urin sehingga mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. 

    Ikan yang mengandung omega 3

    Ikan dengan kandungan omega 3 seperti salmon, sarden, kakap, kembung, dan tuna bisa dikonsumsi untuk mengoptimalkan fungsi ginjal. Omega 3 termasuk lemak sehat karena merupakan lemak tak jenuh yang bersifat anti-radang dan tidak mengandung fosfor. Kedua sifat ini membuat omega-3 bisa dikonsumsi pengidap penyakit jantung kronis untuk menjaga kondisi ginjalnya. Selain itu, dilansir dari Clinical Journal of the American Society of Nephrology, lemak tak jenuh juga bisa membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi kadar kolesterol. 

    Jus nanas

    Nanas mengandung kadar asam yang cukup tinggi, selain juga kaya akan serat dan enzim bromelain. Enzim ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan ginjal, menurunkan risiko iritasi ginjal, dan membantu meningkatkan sirkulasi darah. Nanas juga mengandung antioksidan yang tinggi yang membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Selain itu, nanas hanya mengandung sedikit kalium sehingga tidak akan membebani kerja ginjal. 

    Kunyit

    Tanaman rimpang berwarna oranye ini termasuk dalam tanaman obat karena mengandung kurkumin, senyawa yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.  

    Bawang putih

    Selain menyedapkan masakan, bumbu yang satu ini aman dikonsumsi dan bermanfaat sebagai tanaman obat untuk menjaga kesehatan ginjal. Dilansir dari penelitian yang dimuat di Clinical Nutrition Journal, bawang putih mengandung mineral mangan, vitamin B6, vitamin C dan memiliki sifat anti-radang dan antioksidan yang berperan penting dalam perawatan kesehatan ginjal. 

    Biji-bijian

    Selain buah-buahan, biji-bijian yang mengandung antioksidan dan lemak baik seperti biji chia, biji labu, dan biji rami juga bisa dikonsumsi sebagai obat alami penyakit ginjal kronis. 

    Meskipun bermanfaat dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh, sebelum mengonsumsi obat alami penyakit ginjal kronis tersebut sebaiknya pasien berkonsultasi dengan dokter atau ahli nutrisi. Kondisi setiap pasien berbeda dan memerlukan penanganan yang khusus. Oleh sebab itu, sebaiknya pasien berkonsultasi terlebih dahulu sebelum menerapkan pola makan tertentu. 

    Lengkapi Perlindungan Kesehatanmu dengan Asuransi

    Penyakit ginjal kronis membutuhkan penanganan jangka panjang, mulai dari pemeriksaan rutin, pengobatan berkelanjutan, hingga kemungkinan tindakan medis lanjutan jika kondisi memburuk. Meski beberapa obat alami kerap digunakan sebagai pendamping, biaya perawatan medis tetap bisa menjadi beban besar tanpa perlindungan yang memadai.

    Lengkapi perlindungan kesehatanmu dengan asuransi kesehatan dari Roojai. Kamu bisa membeli polis secara online dengan mudah dan menikmati klaim cashless di 2000+ rumah sakit rekanan tepercaya, sehingga perawatan kesehatan tetap terjangkau dan kamu bisa fokus pada pemulihan.

    Dr. Amalia Ika N

    Ditulis oleh

    Dr. Amalia Ika N

    Medical Claim Manager

    Sebagai lulusan fakultas kedokteran di Universitas Atma Jaya, dr Amalia sudah bekerja dibidang Kesehatan selama 2 tahun dan pernah memiliki sertifikat dibidang Kesehatan seperti ACLS dan Hiperkes. dr Amalia juga sudah bekerja dibidang asuransi selama 11 tahun dan memiliki beberapa sertifikat untuk Underwriting & Claim, Basic Sharia dan Risk Management . Saat ini dr Amalia sebagai Medical Claim Manager senang berbagi tips dan pengetahuan seputar asuransi dan kesehatan.

    Bagikan: